ARAH DASAR KEUSKUPAN BANDUNG 2010-2014

E-mail Print PDF

DRAFT
ARAH DASAR KEUSKUPAN BANDUNG
2010 - 2014
BERAKAR, MEKAR, BERBUAH
Pastoral Orang Samaria yang Baik Hati

(dikutip dari: http://pujasumarta.multiply.com)

 

Kita, umat Allah Keuskupan Bandung, bercita-cita menjadi komunitas yang hidup, mengakar, mekar, dan berbuah. Kita mewujud-nyatakan Kerajaan Allah melalui pemuliaan martabat manusia dan pemulihan keutuhan ciptaan.

Cita-cita tersebut digumuli dalam konteks masyarakat Jawa Barat yang plural. Dalam keberagaman etnik dan budaya, kita menegaskan diri 100 % Indonesia dan 100 % Katolik untuk membangun persaudaraan yang dijiwai semangat silih asih, silih asuh, dan silih asah dalam menumbuh-kembangkan nilai-nilai kristiniani agar meresap bagaikan garam, mengubah bagaikan ragi, dan menyinari bagai terang ke berbagai bidang kehidupan.
Sejalan dengan dinamika dan perubahan kondisi sosial politik Jawa Barat, kita ikut ambil bagian dalam seluruh dinamika yang terjadi dengan tetap menyadari diri sebagai bagian utuh dari kenyataan Indonesia, Asia, dan dunia.

Searah dengan kehendak Jawa Barat untuk menjadi Propinsi terdepan dalam menyangga ibu kota negara dan untuk membangun masyarakat yang beriman, berahlak, serta berpihak kepada kaum miskin dan tersisih, kita memperjuangkan pendidikan hati dan budi, keadilan sosial dan ekonomi, kesehatan masyarakat, keadilan dan kesetaraan gender, kelestarian lingkungan, dan perdamaian.

 

Dengan demikian, Umat Allah Keuskupan Bandung menjadi Gereja yang mencintai dan dicintai masyarakat Jawa Barat.

 

Dengan meneladan iman dan kesetiaan Bunda Maria, reksa pastoral umat Allah Keuskupan Bandung hendak dilaksanakan dengan cara membangun kesadaran tentang pentingnya sejarah dan konteks hidup, membangun keluarga sebagai Gereja Kecil, memberdayakan kelompok basis sebagai komunitas dinamis, mengupayakan pendidikan berkelanjutan di segala bidang, dan mengedepankan orang muda.

Kesadaran ini hendak diwujudkan melalui dialog dan kerjasama dengan berbagai pribadi, organisasi, dan institusi dalam jejaring sosial yang luas. Strategi ini lebih dikonkretkan dengan merevitalisasi komisi yang sudah ada, dan membentuk komisi lain untuk mengakomodasi masalah, tantangan, dan cita-cita di berbagai bidang.

Untuk mengembangkan Gereja yang utuh seperti yang dihidupi Gereja Perdana melalui perwujudan koinonia, liturgia, diakonia, dan kerugma dalam semangat kasih tanpa pamrih, umat Allah Keuskupan Bandung bertekad untuk meneruskan ajaran dan perbuatan yang dilakukan oleh Yesus Kristus.

Umat Allah Keuskupan Bandung bertekad mewujud-nyatakan cita-citanya melalui hidup dan karya yang berdasarkan cinta-kasih yang dijiwai kemurahan hati dan kesediaan untuk berbagi dengan meniru perbuatan "Orang Samaria Yang Baik hati" (Luk 10: 25-37). Tekad ini menjadi dorongan untuk terlibat dalam peningkatan kesejahteraan material dan spiritual masyarakat.

Yesus bersabda kepada murid-muridNya: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan" (Luk 5: 4). Sabda ini adalah panggilan kepada umat Allah Keuskupan Bandung untuk memasuki kedalaman hidup melalui Ekaristi agar siap diutus.

Setelah kebangkitan, Yesus mengutus para muridNya dengan bersabda: "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28: 20).

Inilah peneguhan bagi umat Allah Keuskupan Bandung untuk mewujud-nyatakan Gereja sebagai komunitas yang hidup, mengakar, mekar, dan berbuah.

Duc in altum

Bandung, 11 Oktober 2009
+ Mgr. Johannes Pujasumarta
Uskup Keuskupan Bandung

 


Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 

Data Pengunjung

Kunjungan [+/-]
Hari ini:
Kemarin:
Day before yesterday:
143
96
108

-12
Minggu ini:
Minggu Lalu:
Week before last week:
934
1051
906

+145
Bulan ini:
Bulan Lalu:
Month before last month:
550
3974
2863

+1111
Tahun ini:
Tahun Lalu:
31578
15325
+16253