"Jangan menyerah. Jangan putus asa. Hidup ini adalah anugerah", demikian sebagian kutipan kotbah pada Misa Novena Salib Suci III di Paroki St. Helena, Curug-Lippo Karawaci. Misa yang dipimpin oleh Pastor Dany Sanusi, OSC tersebut dihadiri oleh perwakilan paroki-paroki yang reksa pastoralnya dilayani oleh para imam Ordo Salib Suci. "Hidp manusia tak luput dari ketidaksempurnaan, ibarat anak bungsu dalam Injil Lukas. Namun, di balik ketidaksempurnaan tersebut manusia masih tetap diberi harapan. Cahaya abadi akan tetap menyinari langkah hidup manusia", demikian dikatakan Dany dalam homilinya.
"Ordo Salib Suci, dalam perjalanannya pun bukanlah sosok yang sempurna. Saking tidak sempurnanya, pernah dalam satu kurun waktu anggota OSC di seluruh dunia hanya tinggal 4 (empat) orang. Akan tetapi, cahaya abadi tetap memberikan sinar terangnya sehingga OSC pun masih tetap bertahan hingga 800 tahun", papar Dany yang di dalam perayaan tersebut didampingi oleh Pst. Widyosuhardjo, OSC, Pst. Yoh. Surono, OSC, Pst. Budi Saptono, OSC, Pst. Yusa Bimo, OSC, Pst. Raphael Handi, OSC, dan Pst. Adi Prakosa, OSC. Novena Salib Suci ke-4 akan diadakan pada 18 Desember 2009 di Stasi St. Laurentius, Alam Sutera-Tangerang.
Set as favorite
Bookmark
Email This
Hits: 757
Comments (1)

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.



