Suasana Gereja St. Petrus Katedral, Bandung pada sore itu tampak lain dari biasanya. Ia bersolek indah bak puteri cantik yang sedang menanti datangnya kekasih. Tenda besar tampak menghias pelataran gereja yang biasanya hanya menjadi tempat parkir mobil. Di samping kiri gereja tampak pula berjejer kursi-kursi yang diatur sedemikian rupa sehingga semakin menambah keindahan sang puteri. Dari kejauhan tampak orang berbondong-bondong memasuki gedung gereja. Mereka yang datang pun tak kalah indah dan semaraknya. Bukan saja indah secara fisik, namun keindahan yang memancar pula dari hati yang penuh sukacita. Itulah suasana Katedral pada 8 Desember 2009. Ia menjadi tempat bersejarah bagi kelima putera terbaik Keuskupan Bandung dan dua putera terbaik Ordo Salib Suci yang menerima Sakramen Imamat dari tangan Mgr. Pujasumarta, Uskup Bandung.
Lima roti dan dua ekor ikan. Demikian para tertahbis dapat disimbolkan. Lima roti tersebut adalah: Paulus Sunu Sukmono Wasi, Antonius Haryanto, Martinus Hery Wahyu Adiyanto, FX Sigit Setyantoro, dan Hermanus Sudarman. Mereka adalah para tertahbis untuk Keuskupan Bandung. Sedangkan dua ekor ikan tersebut adalah: Riston Parlindungan Situmorang dan Alexander Petrus Didi Tarmedi.
Prosesi para imam tampak mengawali upacara pentahbisan ini. Ada sekitar 80 imam yang turut menumpangkan tangan atas para tertahbis. Dengan keberagaman jubah yang dikenakan tampak sekali betapa kesatuan Gereja dan kesatuan presbiterium tidak akan pernah tersekat oleh perbedaan apa pun.Di penghujung upacara Pastor Laurentius Tarpin, OSC yang mewakili provinsial Ordo Salib Suci mengumumkan penempatan tugas para imam baru dari ordo Salib Suci. Demikian pula Mgr. Puja di akhir sambutannya mengumumkan hal yang sama bagi para imam baru dari Keuskupan Bandung.

Selamat menjalani masa hidup penuh rahmat ini.
Set as favorite
Bookmark
Email This
Hits: 514
Comments (0)

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.



